The 2nd International Seminar IN-MIND 2026 Perkuat Pertukaran Akademik Psikologi di Tingkat Global
Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan The 2nd International Seminar IN-MIND 2026 secara daring pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB atau bertepatan dengan pukul 10.00 MYT dan 04.00 CEST melalui platform Zoom Meeting. Seminar internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, serta para presenter dalam sebuah forum pertukaran pengetahuan di bidang psikologi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pleno yang diselenggarakan sebelum para presenter mengikuti sesi presentasi paralel. Sesi ini menjadi bagian penting dari seminar karena memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh wawasan akademik dari para pembicara yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Seminar menghadirkan empat pembicara utama, yaitu Dr. Damajanti Kusuma Dewi, S.Psi., M.Si. dari Universitas Negeri Surabaya, Indonesia; Dr. Syarifah Maisarah Syed Alwi dari University of Malaya, Malaysia; Muhammad Syafiq, S.Psi., M.Sc. dari The University of Queensland, Australia; serta Prof. Dr. Elena Stamouli dari Universität Regensburg, Jerman. Kehadiran para pembicara dengan latar belakang institusi dan negara yang beragam memperkuat dimensi internasional dalam pelaksanaan IN-MIND 2026.
Setelah sesi pleno, para presenter melanjutkan kegiatan melalui sesi presentasi paralel sesuai dengan kelompok masing-masing. Sesi tersebut memberikan kesempatan bagi para presenter untuk memaparkan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta memperoleh tanggapan akademik dari peserta dan presenter lainnya.
Melalui penyelenggaraan The 2nd International Seminar IN-MIND 2026, Fakultas Psikologi UNESA menegaskan komitmennya dalam mengembangkan atmosfer akademik yang terbuka terhadap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan lintas negara. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, mendorong lahirnya diskusi yang produktif, serta menginspirasi pengembangan penelitian psikologi yang semakin relevan dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.